Filosofinews., Makassar (16/09) – Suasana hangat terlihat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Minggu 14 September 2025, ketika Hendri Sutan Pado, Bendahara Ikatan Saudagar Minangkabau Sapayuang Sulawesi Selatan (IKASMIN-SS) sekaligus Owner RM. Pondok Minang Jl. Masjid Raya Makassar itu melepas keberangkatan H. Ferry Taslim, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo menuju Jakarta. Ferrytas yang saat ini menjabat sebagai Koordinator I Jamdatun Kejaksaan Agung Republik Indonesia sekaligus Dewan Komite Etik & Pengawasan IKASMIN-SS, memanfaatkan momen singkat ini untuk berbincang hangat bersama Sutan Pado.
Diskusi berfokus pada salah satu program kerja unggulan IKASMIN-SS yang masih terus berjalan hingga kini, yakni “Jum’at Berkah”. Program ini lahir dari semangat berbagi dan kepedulian sosial yang telah menjadi tradisi organisasi, di mana para saudagar Minangkabau di Sulawesi Selatan turun tangan langsung untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Bagi Hendri, keberlangsungan program ini adalah cermin dari kekuatan solidaritas perantau Minangkabau.
“Jum’at Berkah adalah wujud nyata kepedulian kita. Selama ada niat baik dan kebersamaan, insya Allah program ini akan terus hidup dan memberi manfaat. Inilah cara kita menjaga identitas Minangkabau di tanah rantau,” ungkap Sutan Pado penuh semangat.
Sementara itu, Ferrytas menilai bahwa keberlanjutan program ini memiliki nilai strategis, tidak hanya bagi organisasi tetapi juga bagi masyarakat luas.
“Program Jum’at Berkah tidak boleh berhenti. Ini bukan sekadar kegiatan berbagi, melainkan gerakan moral yang menunjukkan saudagar Minangkabau mampu menjadi teladan sosial. Kita ingin semangat ini terus mengakar dan berkembang,” ujar Dt. Toembidjo dengan tegas.
Pertemuan singkat namun penuh makna tersebut menegaskan bahwa IKASMIN-SS bukan hanya wadah persaudaraan bagi para saudagar Minangkabau di Sulawesi Selatan, tetapi juga motor penggerak kepedulian sosial yang berdaya guna. Program "Jum’at Berkah" menjadi simbol bagaimana nilai budaya, agama, dan solidaritas bisa diwujudkan dalam tindakan nyata.
Dengan komitmen tokoh-tokoh seperti Sutan Pado dan Dt. Toembidjo, IKASMIN-SS diyakini akan terus memperluas manfaat sosialnya sekaligus menjaga marwah persaudaraan Minangkabau di tanah rantau.
Tulis Komentar